Kalau dunia seperti MMORPG.

    Apa jadinya ya kalau dunia seperti dunia MMORPG? Pasti banyak dari kalian berpikir "seru juga ya berada dalan dunia game" dari pada basa-basi yuk baca. Inilah yang terjadi jika dunia menjadi game MMORPG
1. Ada Danjen(Dungeon) di dalan dunia ini.
Dungeon biasanya berisi para monster mulai dari level ecek-ecek sampe ke level high class. Kehidupan kalian akan terus di hantui dengan monster-monster yang hidup di luar sana kalau di game yang kalian tau itu imut-imut pasti berbedakan dengan yang Dunia nyata?

2. Dunia ini penuh dengan palyer.
Dunia ini pasti penuh dengan player(Manusia) di tambah lagi di Dunia asli ini, kita dapat           membuat    anak. Itu artinya angka kelahiran tinggi sedangkan angka kematian hanyalah 5-10%. Dalam MMORPG biasanya di sediakan fitur respawn dan kamu akan di bawa kembali ke kota. Apa lagi di dunia ini tidak ada sistim Server terpisah kebayangkan betapa seseknya dunia ini?


3. Tidak ada tuhan.

Ya dalam dunia game memang tidak ada Tuhan yang ada hanyalah Game Master. Game Master berhak ngebaned atau ngehapus kamu dari dunianya. Game master juga bisa seenaknya naikin level monster di dungeon jelas namanya juga Game Master.

4. Bahaya mengancam bagi pengguna internet indonesia. 
Jika Dunia ini di ubah menjadi game MMORPG pasti akan menjadi game online untuk terhubung satu sama lain. Untuk online kita membutuhkan internet seumur hidup coba bayangkan ku beri oreo, eh coba bayangkan kecepatan internet di Indonesia tida begitu cepat dan pasti akan LAG kan gak lucu kalo kamu tiba-tiba disconect dari dunia? Kalu di dunia dekstop kalian masih bisa hidupkan game lewat shorcut. Meskipun ada Internetnya cepat tetap saja sekarang para profider  membatasi Kuota yang di pakai atau biasa di sebut FUP.

5. Dunia akan kembali pada zaman dahulu.
Kebanyakan MMORPG biasanya berlatar belakang pada zaman dahulu. Semua akan berubah mulai dari tidak adanya alat elektronik dan perubahan mata uang menjadi gold atau sebagainya. Kamu akan kehilangan yang namanya Gadget pasti akan bosan untuk kalian yang gak kebiasa jauh dari gajet.

6. Akan lebih banyak pengangguran.

Untuk masuk ke dungeon kamu harus GG agar di terima parti untuk menjadi GG kamu harus menjadi pay user atau kamu harus mengeluarkan banyak duit untuk jadi GG. Padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah masyarakat golongon kebawah.(Tidak bermaksud merendahkan)

7. Tidak ada lagi yang namanya ulang tahun.

Pastinya dalam MMORPG kalian gak perlu umur, untuk membuat KTP cukup dengan Id dan password kamu yang terdaftar di server. Semua itu akan di ganti dengan level jika biasanya naik satu tahun umur kamu kamu bakal seneng di MMORPG kamu bakal seneng kalo naik 1 level apa lagi kalau udh level besar.
Itulah perkiraan saya jika Dunia di ubah menjadi MMORPG bagaimana pendapatmu?
Previous
Next Post »